Selasa, 13 Juni 2017

Cara kerja processor Hyper Threading



Hyper-Threading resmi disebut Hyper-Threading Technology atau HT Technology merupakan teknologi yang digunakan beberapa mikro-processor intel untuk bekerja seperti dua processor yang terpisah pada sistem operasi dan software/aplikasi yang sedang dijalankan.

Dengan dua jalur proses yang terpisah, maka tugas/taks yang bisa dikerjakan oleh satu unit processor akan lebih banyak. Bagi sistem operasi yang menggunakan processor jenis ini, satu unit mikro-processor HT akan tampil sebagai dua unit processor yang terpisah.

Apalagi sistem operasi komputer saat ini mampu memisahkan beban kerja diantara dua jalur processor HT (disebut symmetric multiprocessing/SMP). 

Cara kerja Teknologi Hyper-Threading
Bayangkan jika kita harus memindahkan 10 liter air dari satu wadah ke wadah lainnya dan Kita punya satu buah gelas 500 mili-liter untuk memindahkan air tadi. Jadi kita harus mengambil dan menuang sebanyak 20 kali secara berulang sampai semua air berada di wadah lain.

Sekarang bayangkan jika kita punya 2 buah dengan kapasitas yang sama (500 mili-liter), kita haya perli mengambil dan menuang sebanyak 10 kali saja. Tentunya waktu dan proses yang diperlukan lebih sedikit dan lebih efisien.

Processor Hyper-Threading pertama kali hadir pada februari 2002 di processor server Xeon. November 2002 barulah intel menyertakan HT pada processor desktop Pentium 4 dan kemudian teknologi ini diaplikasikan ke processor Intel lainnya seperti Itanium, Atom dan seri Core 'i'.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar